Selasa, 15 November 2011

PENGHARGAAN SISWA


Demi lebih memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka, perlu diberikan motivasi. Motvasi ini penting untuk membangkitkan kepercayaan diri mereka, bahwa mereka memunyai potensi dan kemampuan. Salah satu bentuk motivasi adalah memberikan siswa penghargaan terhadap kinerja atau prestasi yang diraihnya.
SDSN Negeri 71 Parepare, setiap bulannya menyiapkan 19 bingkisan hadiah kepada siswa yang teladan dan berprestasi. Ke 19 siswa tersebut terbagi atas: 7 siswa teladan kelas, 7 siswa terbersih kelas, 3 siswa penggemar perpustakaan, dan 2 siswa terbaik gerakan senam.
Hal ini selain menjadi motivasi, hadiah berupa perlengkapan sekolah yang didanai oleh bantuan pendidikan gratis ini, juga akan membantu siswa dalam kelengkapan alat tulis menulisnya.

Senin, 07 November 2011

BANTUAN PROGRAM GRATIS DAN BEASISWA

Selasa dan Kamis, tanggal 1 dan 3 Nov 2011 pihak SDSN Negeri 71 Parepare menyerahkan bantuan dari program pendidikan gratis sekolah dan Beasiswa untuk siswa miskin. Program Pendidikan Gratis, periode II selain memberikan bantuan berupa baju olahraga kepada 12 siswa yang membutuhkan dan tidak mampu, sekolah juga menyediakan bantuan berupa pembungkus buku plastik dan kertas marmar sejumlah lebih dari 100 siswa dan masing-masing siswa menerima 5 paket pembungkus buku. Hal ini dilakukan agar semua perlengkapan sekolah siswa di SDSN Negeri 71 Parepare terpenuhi meskipun secara bertahap.

Selain itu, Sekolah yang dikenal dengan SD Merah Putih ini juga menerima bantuan untuk siswa miskin berupa beasiswa sebanyak 14 siswa. Masing-masing siswa menerima Rp. 360.000,- dan diberikan utuh kepada orangtua masing-masing. Pada kesempatan itu, kepala sekolah menegaskan bahwa bantuan beasiswa harus dimanfaatkan orangtua untuk kepentingan anaknya yang mendapat beasiswa, tentunya kepentingan sekolahnya.

Senin, 31 Oktober 2011

VOTE KOMODO DI SD 71


Mendukung Pulau Komodo agar terpilih menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia, merupakan salah satu bentuk semangat nasionalisme. Apalagi mantan wapres Yusuf Kalla menjadi Duta Besar Pemenangan dari terpilihnya pulau Komodo tersebut. Oleh karena itu, kita sebagai bangsa Indonesia harus turut aktif menyukseskan gerakan vote Komodo tersebut.

SDSN Negeri 71 Parepare, Rabu 27 Oktober kemarin secara serentak melakukan gerakan vote Komodo. Dengan dikomando Kepala Sekolah, siswa berjumlah sekitar 40 anak ditambah guru dan staf 20 orang mengetik KOMODO lalu dikirim ke 9818. Sebelumnya, para wali kelas memberikan penjelasan ke siswa tentang pentingnya melakukan gerakan vote Komodo tersebut. “Kita mau pulau Komodo menjadi keajaiban dunia.” Jawab salah seorang siswa saat ditanya pentingnya melakukan gerakan vote Komodo tersebut.

Meski setiap hari, anak-anak yang membawa Handphone diharapkan  untuk menonktifkan HP nya saat proses pembelajaran sedang berlangsung. Dari 245 jumlah siswa di SDSN Negeri 71, sekitar 30-40 anak di antaranya membawa HP ke sekolah. Terhadap hal ini, aturan di sekolah yang berjuluk SD Merah Putih ini, tidak melarang dan tidak menganjurkan membawa HP ke sekolah, tetapi selama Proses pembelajaran berlangsung harus non aktif, jelas salah seorang guru.  Bisa saja ada berita penting dari orangtua, atau sebaliknya. Salah satu manfaatnya juga, yah inilah melakukan gerakan vote Komodo, sebagai salah satu peran sebagai bangsa Indonesia, tambah guru yang bernama A. Sudirman tersebut.

Hal tersebut, juga diamini M. Syukur Salman, selaku Kepala SD yang memiliki Radio Pendidikan ini. “Benar. Kami di sekolah ini, guru dan siswa merasa terpanggil untuk mendukung Pulau Komodo sebagai keajaiban dunia. Meski usaha kami masih terbilang kecil, tapi kami sudah berbuat.” Ditanya apakah kecewa andai Pulau Komodo tidak terpilih sebagai keajaiban dunia, Syukur Salman mengharap dukungan agar lebih banyak. “Mungkin bisa dijadikan gerakan Dinas Pendidikan, atau malah gerakan Kota Parepare, untuk vote Komodo.” harapnya.

Senin, 05 September 2011

Hari Pertama Saling Bermaafan


Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa dan setelah idul fitri, maka tiba masany kembali ke sekolah. Senin, 5 September 2011 adalah hari pertama masuk sekolah. Seluruh guru dan 99% siswa telah hadir di hari pertama sekolah. Upacara bendera, terasa sangat hidmat karena pengarahan kepala sekolah lebih banyak menyangkut tentang keimanan yang perlu ditingkatkan dimana pun kita berada, termasuk di sekolah. Setelah upacara bendera, para guru dan seluruh siswa saling bermafaan. Semoga kita menjadi fitrah kembali, dan yang terpenting bertekad untuk selalu memertahankan kebajikan yang kita telah laksanakan di Bulan Ramadhan, Amiin.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | Macys Printable Coupons